Qardhawy said
Beliau menginginkan kemudahan dalam pemahaman dan praktik keagamaan. Agama itu mudah jangan dipersusah dan jangan terlalu dianggap mudah.
Agama harus bisa dipahami dari segala kalangan baik kaya, miskin, tua, muda, pejabat, rakyat sehingga bahasa yang digunakan tidak dengan bahasa yang kaku, tapi lebih fleksibel dengan bahasa yang lebih membumi tidak hanya bisa dipahami orang elit agama, ulama, santri bahkan para pendosapun memerlukan agama agar tercerahkan dan ini merupakan dakwah kita terhadap mereka dengan sosialisasi yang bisa memahamkan dan memberikan solusi bagi kehidupan mereka.
Bila mereka memerlukan pekerjaan maka ciptakanlah / berikanlah lahan pekerjaan. bila mereka menginginkan makan dengan agama bagaimana mereka bisa makan, apakah dengan pemberdayaan ZIS, atau dengan perangkat lain yang bisa memecahkan problem riil mereka.
Orang lemah, tertindas, terpinggirkan oleh sistem yang korup harus diselamatkan, diberdayakan agar mereka mampu mandiri dan terus bisa hidup dengan tidak terkikis aqidahnya, dan jangan menyalahkan apabila ada golongan lain yang berusaha untuk menggaet mereka, hal ini dikarenakan kurangnya upaya / kemampuan kita membahasakan agama sebagai solusi kehidupan bagi seluruh ummat. Islam adalah rahmatan lil alamin.
Maka hisablah diri kita, tiap hari, masihkah kita ingin menikmati kenyamanan hidupdengan hp, mobil, rumah mewah, baju mahal, berbagai acecorris yang bisa meningkatkan gengsi atau derajat hidup bukan karena perlu / seperlunya saja untuk kita bisa hidup, sedangkan Nabi tidak mengajarkan semua itu, dan tegakah kita melihat saudara2 kita dibeli aqidahnya oleh golongan lain.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda