OPRAH&FILANTROPI
Setiap nonton talkshownya Oprah, yang kita lihat adalah bagaimana membuat orang senang, bahagia, saling membantu. Biasanya ada tangis dan tawa bahagia.
Kalau jalan-jalan di Jakarta area ini terbilang susah mendapati tangis atau tawa bahagia, yang sering kita dapati adalah keluh kesah, penat, rasa dongkol, orang marah-marah, saling curiga.
Kemarin coba hunting cari orang yang murah senyum, atau ekspresi bahagia, ketawa lepas ternyata belum dapet tuh. Sudah mahalkah tertawa di negeri ini, ...
Mungkin Thukul yang sekarang bikin tertawa, karena wajahe sing ndesani iku...
Wong ndeso lagi payu he .. he tapi berapa lama...
Atau lucunya Tesi yang agak cabul wah gak mutu rek rek
Yang ingin dimunculkan di Oprah yaitu bagaimana menimbulkan, menyemangati, mendorong seseorang untuk membantu orang lain tanpa pamrih, tanpa membedakan RAS, gender, atau lainnya orang putih bantu orang item, orang item bantu orang item dan sebagainya. Dia dapat penghargaan Filantropis dengan Funding yang dia kumpulkan, selain itu juga Tiger Wood, Angelina Jolie, atau Bill Gates, Ford atau Nobel.
Semangatnya itu lho, kalo disini kali Yusuf Mansyur dai muda itu banyak Artis atau Orang2 Kaya di Negeri ini mulai dan mencoba dahsyatnya sedekah. Atau Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, LAZIS Muhammadiyah, LAZIS Al Azhar, n so on bantulah mereka dengan terorganisir dan termanagemeni dengan bagus, hasilnya Insya Allah lebih jangka panjang daripada sendiri-sendiri biasanya hasilnya cuma jangka pendek dan seringkali menjadikan orang yang dibantu terlena istilah Jawane Njagagke dan jadi malas. Coba lihat pengemis di perempatan-perempatan itu, walau mungkin uang yang didapat banyak tapi ya kehidupannya gitu-gitu aja.
Kalo punya tenaga yang sumbang tenaga, kalo punya waktu yang berlebih sisihkan sedikit, kalau punya uang juga boleh, kalo yang dimiliki gagasan-ide-solusi boleh juga.
Jihad boleh lewat apa saja, kalo bisa sih semuanya.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda