STRUGGLE - DINAMIC - EQUALITY - EGALITARY - SOCIAL - RELIGY - WELFARE - LEARN - ECONOMIC - USEFUL

Rabu, Mei 16, 2007

NGOMPORI

Setelah kemarin ada kelebihan uang dari keuntungan usaha setelah beberapa bulan kita Kerja Keras, ada beberapa planning yang memang menurutku bosku adalah orang yang dendy, gengsinya gede, dan modis, fashionable mencoba market mendekati orang-orang gedean untuk mendapatkan modal lewat teman2 bergaulnya di Kawasan Gatot Subroto dengan cara belajar sedikit demi sedikit olahraga Golf yang hasilnya sedikit banyak membantu dari sisi permodalan dengan menanamkan kepercayaan dan mengambil hati mereka dan menjalin kerjasama usaha dibidang Informasi, Teknologi dan Komunikasi.

Kemarin juga mencoba membeli mobil BMW yang dicobanya memang untuk meraih market dan kepentingan bisnis harus optimis dan maju terus pantang mundur. Mungkin ini untuk sedikit merasakan hasil kerja keras kemarin yang harus pontang-panting dari NTT, Kalimantan, Medan, Bali yang hasilnya memang cukup lumayan.

Tadi udah ada mulai pergerakan ke arah ke depan dengan mau menghandle marketing untuk mulai menggenjot sales kita setelah banyak biaya yang kita keluarkan dan mulai lesunya pekerjaan di kantor. Orang-orang operasional banyak tidak melakukan aktivitas yang tiap harinya stand by di kantor menunggu pekerjaan yang memang customer kami hanya beberapa saja.

Di pihak manajemen ini memang sedang saya giatkan walau terjadi banyak pemborosan biaya di awal tapi mudah-mudahan ke depanny ada langkah maju dengan adanya marketing office akan menambah kinerja kami.

Di sisi administrasi aku sedikit keteteran walau sudah di bantu oleh staff admin baru yang secara dokumentasi jago dan sudah bisa menghandle pekerjaan tanpa banyak pertanyaan. Dia sedikit kreatif dalam hal pekerjaan walau hanya lulusan SMA tapi dia sudah pernah bekerja di perusahaan yang besar. Tapi staffku satunya yang mungkin karena bekas orang kaya, masih ada kerabat dengan bos, dan lebih tua dari aku jadinya agak susah diatur walau sudah beberapa kali diingatkan dan disarankan dengan beberapa cara. Kalau diajak berpikir yang agak panjang dan untuk lebih kreatif memang harus disuruh dengan jelas karena dalam penyelesaian solusi di luar belum terlalu jago.

Kalau aku sendiri karena memang kurang bisa memimpin karena memang sifat kepimpinanku yang bebas dan demokratis dan cenderung memberikan peluang banyak untuk berkreatifitas dan berinovasi dalam pekerjaan jadi ibaratnya memberi kail bukan ikan. Sekali diberi tahu jangan sampai diulang-ulang perintah ini. Kalau memang udah dongkol yang isinya dalam hati dan kepala ini nggak kuat rasanya. Dari sisi pekerjaanku yang memang aku kurang menguasai accounting karena mungkin aku berasal dari Manajemen tapi sedikit demi sedikit aku belajar dengan mencoba menggunakan program agar lebih cepat dan akurat hasilnya. Untuk urusan pajak memang harus banyak belajar dan mencoba dan mencoba.

Sedang di sisi orang operasional yang terlihat beberapa senior memang secara pekerjaan sudah bagus dan bisa mengatasi masalah sendiri tapi karena masih ada hubungan saudara jadi kerja mereka cenderung santai dan kurang tanggung jawabnya. Trus untuk yunior2 yang walaupun usia sudah cukup dewasa dan mungkin juga tua dari aku belum bisa menghandle pekerjaan dan menyelesaikan masalah dilapangan dengan cepat malah kalau bisa dibilang lambat.

Ketika yang diatas bisa aku kompori dan kuberi optimisme yang tinggi tapi ternyata yang mengkhawatirkan di bawah ini kurang siap untuk mengikuti pola kerja yang nantinya kalau memang sudah tersistem bisa kerepotan.

Untuk nulis surat jalan saja harus diberi tahu berkali-kali wah kadang bikin kesel.
Mungkin besok-besok akan kukompori lagi agar anak-anak operasional lebih disiplin dan segera memperbaiki kinerja mereka kalau tidak bisa yang taulah.


Manusia memang tidak ada yang sempurna tapi kita harus tetap optimis dan maju, berkarya dan berbuat minimal untuk diri sendiri kalau bisa yang membantu orang lain.

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda