NONTON BOLA
Rabu kemarin akhirnya bisa nonton juga pertandingan Piala Asia (AFC) 2007 di Stadion Senayan antara Indonesia vs Korsel.
Beberapa hari sebelumnya pengin hunting tiket sendiri tapi ada temen kost yang nawarin tiket VIP ya ambil saja daripada jauh-jauh pergi sendiri tinggal berangkat gak usah ngantri-ngantri.
Sejak pagi kerjaan kubereskan agar sore habis asar bisa ijin e tapi siangnya ada kendala juga bahkan sampai mo berangkat masih ada kerjaan yang harus kelar agar besok pagi tidak keteteran untuk kebutuhan dana. Dan sampai jamnya 1/2 4 sore kelar dan segera cabut dan ternyata temen kost dan rombongan dari kantornya sudah pada nunggu. Wuh perjuangan kok ternyata harus sampai segitu gak kepikiran, untuk minum saja sampai lupa karena memang banyaknya kerjaan saat itu.
Jam 4 rombongan 8-10 orang akhirnya berangkat naik Busway dari halte Tugas di Depan Kawasan JIEP trus transit di Dukuh Atas dan sampai juga di Senayan. Suasananya penuh sesak orang di sekitar stadion senayan. Tidak hanya laki-laki ternyata ada juga perempuan yang minat untuk nonton pertandingan ini, orang-orang kantor di wilayah Sudirmanpun juga ikutan, kemarin pas contact customer di Summitmas juga pada mo nonton dan masih pada pake baju kerja.
Orang jualan assesoris baju, slayer Indonesia dan juga minuman menunggu di pelataran stadion senayan. Untuk bisa masuk ke stadion kita harus melewati 3 pemeriksaan tiket dan pintu gerbang memang dibuka kecil agar pemeriksaan lebih teliti, yang bawa taspun di geledah dan juga air kemasan aqua harus diganti dan dituang di plastik yang telah disediakan.
Akhirnya sekitar jam 5an sampai juga masuk di stadion yang sudah penuh orang dan menempati tempat duduk yang disediakan sesuai karcisnya. Tapi untuk urusan tempat duduk ternyata pada asal ambil saja dan pake terserah pada mo duduk / berdiri dimana.
Ketika mulai pertandingan ternyata suporter kita juga semangat untuk menyanyi lagu kebangsaan dan semangat mendukung timnas dengan yel-yel dan gemuruh tepuk tangan dan membikin beberapa atraksi. Kulihat di sektor ku dipojokan suporter Korselpun tak kalah untuk dukung timnya dan dijaga oleh Petugas keamanan yang lumayan banyak.
Nonton bola di TV dibanding langsung di stadion ternyata beda sekali, atmosfer semangat dan riuh rendah suporter bisa membawa emosi kita untuk ikut juga menyemangatinya. Dan dari sisi view untuk lihat keadaan riil dilapangan kurasakan berbeda ketika nonton di TV.
Mungkin karena view kamera di Indonesia terlalu sedikit dan tekniknya yang kurang ketika kubandingkan antara di lapangan dan dilayar monitor yang ada ternyata jauh berbeda. Tapi kalo lihat Premier Liga jauh banget nonton sepertinya puas, mungkin secara teknik penayangan kita harus banyak belajar dari negeri di sono.
Suporter kita yang begitu semangat mendukung tidak dibarengi dengan skill bertanding kita yang memang kalah dibanding dengan Korsel, trus secara postur tubuh kita juga kalah. Beberapa kali perebutan bola seringkali kalah dan juga untuk finishing eksekusi di depan gawang kita sangat kurang. Dan menurutku memang Korsel patut menang, kita harus banyak belajar untuk bisa lebih maju.
Suasana pertandingan tidak melupakan beberapa suporter untuk melaksanakan sholat maghrib di lorong-lorong ketika aku juga bermaksud sholat walau dibanding penonton yang puluhan ribu sangat kecil sekali. Nonton boleh tapi ingat sama yang diatas juga harus, jangan terbawa suasana yang memang cenderung melupakan kita kepada-Nya.
Akhirnya pertandingan selesai sekitar jam 19.30 badan lumayan cukup lelah pengen cepet sgra pulang. Untuk menghindari antrian penumpang di Halte GBK kita siasati jalan sedikit ke depan Ratu Plaza naek dari situ dan memang deretan Busway sudah menunggu kita. Akhirnya kita bisa juga duduk setelah pas berangkat kita gak sempat duduk dan lumayan longgar, tapi ketika dah di halte GBK penumpang langsung full. Sampai di rumah mandi, sholat Isya trus bablas tidur. This first experience
Label: sport


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda