Our Goverment Pro Ekonomi Pasar (Kapitalisme)
De SoTo Says"
Kebijakan ekonomi pasar kembali di dengungkan pemerintah dengan mengundang ekonom Peru de Soto untuk menerangkan keunggulan ekonomi pasar dan cara pengatasan kemiskinan oleh ekonomi pasar dengan penegakan hukum bagi memobilisasi sumber daya dan kemampuan kaum miskin. Pengembangan sector informal yang dimiliki kaum miskin bisa menumbuhkan perekonomian, dan kejelasan status kepemilikan dari kaum informal. Kejelasan hukum sector informal mampu membuat sector ini mengatasi masalah legalitas.
Kemiskinan bukan kesalahan kapitalisme atau globalisasi tetapi karena kaum miskin tidak mampu mengembangkan diri untuk maju.
Musuh utama sector informal yang dimiliki oleh kaum miskin adalah negaranya sendiri. Kejelasan status hukum disini bukan hanya masalah status tanah tetapi juga keberadaan sector hukum dan penegakan hukum yang membuat semua pihak terlindungi dan bukan hanya menjadi sasaran pemerasan.
Realita :
Ekonomi very liberal
Law enforcement rendah
Sektor informal ditindas ditendang digusur
Pengusaha kecil kurang dukungan
Multi National Company sudah masuk dan merusak pasar indonesia dengan carefournya, giantnya, hypermart and so on
Kesimpulan :
Pemerintah pro barat, mafia berkeley masih bercokol
Masyarakat masih ditindas, dihimpit, dimiskinkan, dibelakangkan oleh pemerintahnya sendiri
yang serba munafik
Instrumen Syariah Sukuk masih digantung
Investor Timteng bisa-bisa lepas


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda