LAMA vs BARU
Kali ini ada ide yg muncul habis subuhan tadi pagi yaitu : "mempertahankan yang lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik" (al-muhâfazhah `ala al-qadîm al-shâlih, wa al-akhz bî al-jadîd al-ashlah) kalau istilah fikihnya.
Mencari potensi di sekitar yang mempunyai nilai lebih (value added) dan bisa dikembangkan apakah itu SDM, SDA, kondisi geografis, sosio ekonominya.
Memanfaatkan teknologi yang ada sekarang untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Apakah itu telephone, HP, internet, komputer, mesin-mesin selama bisa digunakan untuk mempermudah dan membuat efisiensi biaya maka pakailah.
Mengapa hal ini harus digaungkan kembali :
Kalau kita amati potensi-potensi dari negeri ini banyak dibajak dan malah dimanfaatkan oleh negara-negara lain dan dia mampu utk menjual untuk mendapatkan devisa bagi negerinya.
Kemudian yang tak kalah gerahnya apa-apa di negeri ini semua kalau perlu impor gak usah repot-repot membangun sebuah industri, mengembangkan suatu budaya, memanfaatkan SDM DN, impor semua ekspatriat kek, film2 dan lagu-lagu, AC, beras, terigu, baju, apa yang diperlukan dalam setiap lini hidup kita dipenuhi barang-barang impor yang sebenarnya hal itu juga mampu kita untuk membikinnya.
Ada seorang temen yang berangkat usaha dari nol belajar bisnis sedikit demi sedikit dan sampai sekarangpun masih terus belajar dan ingin berkembang. Dia mampu memanfaatkan dan membikin lapangan usaha dari ketrampilan rekan-rekannya di kampung dengan membikin suatu industri rumahan, dan sebagai alatnya untuk memasarkan cukup menggunakan biaya yang murah dengan berbekal internet dan tentunya alat komunikasi HP yang selalu menemani setiap saat. Jadi karena kemampuan dia melihat potensi kampung dapat mengurangi angka pengangguran, bisa menggerakkan roda perekonomian, mengepulkan asap ditungku-tungku keluarga para pekerjanya, tetapi diapun tidak mau gaptek dalam memanfaatkan utk tujuan tersebut dan dia sendiri memperoleh kepuasan karena dapat mengekspolre ide-idenya sehingga bermanfaat bagi orang lain.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda