STRUGGLE - DINAMIC - EQUALITY - EGALITARY - SOCIAL - RELIGY - WELFARE - LEARN - ECONOMIC - USEFUL

Kamis, Desember 27, 2007

SOLO BERDUKA

2 hari ini sms dari temen-temen yang ada di Jakarta maupun di Solo berisi info mengenai musibah yang terjadi di Solo dan sekitar. Karena memang akhir2 ini saya gak pernah pegang internet, koran atau nonton TV jadi gak ngerti apa yang ada di dunia luar sana yang jauh dari pengamatan saya.
Kemarin akhirnya tanya-tanya temen di SOlo apa yang sebenarnya terjadi, dan jawaban mereka adalah musibah memang terjadi di daerah Solo dan di sekitar, adapun daerah yang terkena adalah daerah pinggir kota Solo yang dekat dengan tepi Sungai Bengawan Solo sedang di pusat kota dan di sekitar rumah di daerah Kerten dan Pabelan masih aman saja, tapi mungkin untuk beberapa tahun ke depan dimungkinkan bisa saja terjadi karena daerah resapan tanah dan sawah-sawah maupun tegalan-tegalan mulai habis dibangun perumahan penduduk mengingat kota Solo merupakan daerah tujuan migrasi penduduk sekitar yang bersekolah, mencari penghidupan dengan industri-industri pendukung di Solo yaitu tekstil, percetakan, pendidikan.
Kemudian sore ini lihat berita di TV untuk meyakinkan apa yang terjadi memang benar daerah2 pinggiran dan sekitar SOlo yaitu daerah Tawangmangu yang terletak di timur kota Solo, kemudian Tirtomoyo Wonogiri yang terletak di sebelah selatan kota Solo.
Solo memang daerah yang menurut perhitungan saya 50% tahu agama, dan 50% Islam KTP atau abangan. Kenapa bisa begitu disamping Ponpes Ngruki yang terkenal dengan pemegang teguh ajaran Islam dan beberapa Ponpes yang ada baik tradisional maupun modern, banyak juga pergerakan Islam yang tumbuh berkembang di daerah ini apakah itu Muhammadiyah, NU, MTA, DDI, Tabligh, Salafy, Hizbut Tahrir, Tarbiyah dan masih banyak lagi tetapi kemaksiatan juga tumbuh kembang seperti judi togelnya yang terkenal Cap Ji Kia yang melanda banyak kalangan dari orang tua sampai anak kecil dari laki dan juga perempuan, kemudian untuk urusan makanan ada darah beku istilahnya saren yang banyak dijual di warung2, kemudian ada rica-rica Anjing yang banyak di jual di beberapa sudut kota, dijual bebasnya minuman keras lokal yang terkenal dengan sebutan Ciu Bekonang atau istilahe anak muda Topi miring dan masih banyak lagi.
Semoga musibah ini bisa menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih mendekatkan kepada sang Pencipta.
MARI SALING BANTU MEMBANTU DAN BERIKAN DONASI DALAM BERBAGAI BENTUK APAKAH MATERI, PEMIKIRAN, MAUPUN TENAGA YANG BISA MERINGANKAN KORBAN

Label:

Rabu, Mei 16, 2007

KARESIDENAN SURAKARTA HADININGRAT



Wisata di kota Solo & Sekitar :
- Kuliner :
1. Abon, paru, dendeng, srondeng, tak lupa intip (kerak nasi), karak, ceker
2. Wedangan / HIK hampir ada di seluruh kampung di Solo mulai buka jam 16.00 sampai 04.00 pagi ada pisang owol, wedang jahe, sate kikil, sate keong, sego kucing.
3. Nasi liwet nasinya gurih
4. Sate kere : sate dari daging sapi dan tempe gembus
5. Susu segar dari Boyolali
6. Brambang asem alias plencing
7. Timlo Solo
8. Selat isinya sayuran, telur dan daging iris : seger lho
9. Soto kwali
10. Sate buntel
11. Pancingan di Njanti
12. Cabuk rambak

- Alam :
Sektor Timur (Karanganyar):
1. Tawangmangu (Grojogan sewu, camping ground) hawanya sejuk malahan cenderung dingin, letaknya yang didaerah dataran tinggi mirip Kaliurang kalo di Jogja, Puncak di Jakarta, Batu di Malang.
2. Candi Sukuh kata orang ini candi porno karena ada relief dan bentuk candinya yang menunjukkan alat reproduksi manusia, di dekatnya ada Candi Cetho yang bangunannya mirip dengan candi - candi/ pura di Bali pemandangan sekitarnya juga indah karena kita akan melewati perkebunan teh.
Sektor Selatan (Wonogiri dan Sukoharjo):
1. Waduk gajah mungkur
Sektor Utara (Sragen):
- Sangiran dengan peninggalan arkeologisnya yang umurnya jutaan tahun.

Sektor Barat (Klaten dan Boyolali):
1. Gunung Merapi dan Merbabu, gunung ini adalah gunung teraktif di dunia bisa dilihat dari jarak dekat di Selo atau yang baru saja di bangun di Ketep.
2. Rawa jombor
3. Waduk Kedungombo

Akhirnya di kota Surakarta sendiri karena wilayahnya yang sudah padat kalo mau nikmati alam kayaknya gak ada mungkin hanya Taman Jurug di ujung timur kota Solo itu yang letaknya di atas Sungai Bengawan Solo.

- Belanja dikarenakan Solo sebagai kota perdagangan yang vital di daerah sekitarnya.
1. Pasar Klewer merupakan pasar tekstil terbesar terutama batik, pemasarannya bahkan sampai keluar Jawa seperti Tanah Abang kalo di Jakartanya. Makanya banyak berdiri pabrik tekstil seperti Sritek, Kusumahadi, Tyfontex, Danarhadi, ataupun batik-batik tradisional dan batik cap di kampung Laweyan.
2. Pasar Triwindu disini kita bisa cari barang-barang lama (kuno) atau kita bisa juga cari di pasar cinderamata di Aloon-aloon Utara Kraton Kasunanan.
3. Pasar Legi yang merupakan salah satu pasar barometer harga sayuran di Indonesia.
4. Pasar Klitikan (maling) disebut pasar maling karena diistilahkan dulu munculnya setelah krisis habis masa reformasi yang di Solo juga sempat terjadi bakar-bakaran kota, disini diperdagangkan barang-barang bekas umumnya alat elektronik, dan spare part kendaraan roda dua dan empat.
5. Pasar buku kuno (bekas) mungkin bagi orang yang kurang suka baca kurang mengetahuinya letaknya di bawah Pohon Beringin Aloon-aloon Utara Kraton Surakarta habis masuk Gapura Gladag lihat sisi pojok kanan arah Masjid Agung disini dijual buku-buku lama baik buku berbahasa Jawa Kuno, Bahasa Arab, Bahasa Belanda, Komik2 lama, atau buku2 bekas cetakan baru dari berbagai bidang pelajaran, majalah, koran pokoknya kalo hunting disitu asyik deh. Ada lagi Pasar buku Belakang Stadion Sriwedari yang menjual buku-buku pelajaran dengan harga yang miring kalo kita bisa nawar dan tahu patokan harga resminya.
6. Tempat grosir barang-barang kebutuhan sehari-hari atau perlengkapan rumah tangga baik di Pasar Gedhe atau wilayah Singosaren.

- Budaya karena merupakan kota lama bekas kerajaan Mataram dengan warisan budaya adiluhungnya.
1. Tari-tarian, gamelan disini ada sekolah tari setingkat SMA yaitu SMKI di daerah Kepatihan dan setingkat Universitas yaitu STSI di Kentingan dekat UNS disini banyak mahasiswa berasal dari mancanegara (AS, Eropa, Jepang) belajar tentang budaya Jawa.
2. Upacara2 rutin Keraton Kasunanan Surakarta seperti Grebeg Mulud atau Sekatenan, Upacara Malem 1 Suro disini di kirab pusaka kraton dan kerbau Kyai Slamet, Grebeg Poso kirab dari Kraton ke Segaran Sriwedari dan masih banyak ritual keraton lainnya.
3. Campursari yang merupakan kreasi seniman-seniman Solo agar warisan seni menyanyi tetap diterima pada jaman sekarang dengan menggabungkan karawitan, kroncong, pop, ndangdut, rock dan macam2 jenis musik lainnya.
4. Wayang orang, ketoprak dan wayang kulit: disini banyak terdapat dalang wayang yang terkenal seperti Anom Suroto, Manteb Sudarsono, termasuk sindennya Sunyahni dan lainnya trus Dagelannya Si Ranto Edi Gudel bapaknya Mamiek Prakoso dan Didi Kempot.


Senimane memang ngetop-ngetop dari Gesang, Walang Kekek Waldjinah, Jujuk Srimulat dan banyak lagi.

Tempat Wisata Kota Tua :
1. Kraton Kasunanan Surakarta
2. Puro Mangkunegaran.
3. Kampung batik Laweyan

Potensi wilayah :
1. Tekstil
2. Pendidikan
3. Budaya
4. Food & Beverage
5. Kerajinan


Untuk sektor olahraga memiliki juga klub bola divisi I kalau dulu Arseto, Pelita Jaya, dan sebenarnya yang paling tua dan sekarang eksis yaitu Persis dengan pendukung bolanya PASOPATI. Ada juga klub Bola Basket yang juga diperhitungkan dikancah IBL yaitu Bhinneka Sritex dan kota ini pernah melahirkan seorang bintang Bulutangkis Dunia Icuk Sugiarto.



Fasilitas dan Infrastrukturnyapun memadai :
- Stasiun Kereta Balapan
- Stasiun Bis
- Bandar Udara Adisumarmo
- Pergudangan Pedaringan


-Stadion bola
Jalan rayanya sudah mulus, hotel dari melati sampai bintang 4/5, pasar, mall, rumah sakit, transportasi darat dari yang tradisional seperti becak, andong yang ditarik dengan kuda atau yang modern bis kota, angkot, taksi, travel semua ada.

Label:

Senin, Mei 14, 2007

SOLO - JAKARTA WITH HOPE


Perjalanan Solo Jakarta biasa kupakai kereta Senja Utama yang brangkat jam 6 lebih dikit, dari Stasiun Balapan. Biasa siap2 jam 5 or 1/2 enam, mandi, angkat tas yang memang dari dulu cuma 1 tas kecil cuma bawa baju 1 or 2, pamit sama Ibu atau yang dirumah langsung lari sama adek ato teman kejar kreta yang dari rumah paling sprapat jam tekan stasiun numpak pit montor koyo Superman iso mabur. Turun biasa salaman diluar atau langsung di depan lobi ngantri di loket kalo keburu kalo gak langsung naek kreta beli diatas atau di Stasiun Tugu Jogja.


Sholat maghrib and Isya dijama' di mushola di stasiun cuma ada waktu 5 menit jadi agak buruan je, rodo ra khusyu'. Malah tau aku telat kretane pas lewat Depan Hotel Agas wah akhire ngambil kreta yang malem, Jayabaya jam 1/2 8nan. Sambil nunggu nongkrong nang wedangan sik maem sego kucing karo es teh nggo ngilangke ngelak bar mlayu2.
Perjalanan Rumah - Stasiun Rute :
Kleco - Kerten - Nggremet - Manahan belok ngarep Agas - Pasar Nongko - Srambatan - Stasiun
Perjalanan kreta biasane Solo Jogja karena sering gak dapet tempat du2k lesehan nang ngisor koyo kere klesotan nganggo gelaran utawa koran nyewa 2rebunan, dilalui belum penuh jadi iso santai. Setelah Klaten baru mulai penuh apalagi kalo dah Jogja tambah penuh lagi, jadi harus siap2 cari tempat sebelum Jogja. Jogja Purwokerto sering nongkrong di sambungan antar gerbong leyeh2 ngopo kok playon koyo ngene sambil nikmati udara malem sing semilir ngobrol sama anak2 muda yang juga pada suka nongkrong sambil ngrokok.

Habis Purwokerto arah Cirebon udah pada mulai capek n pada tidur dan biasane sebelum Cikampek atau malah deket Bekasi baru pada bangun. Habis Purwokerto Jakarta gak kroso je marai turu he .. he
Jakarta turun di Stasiun Jatinegara biasane jam 4 atau 1/2 5 pokoke sebelum subuh. Seringkali kreta berhenti di depan Penjara Cipinang yang kadang masih ada bencong atau PSK yang pada cari mangsa. Wah ngeri je yen di cekel banci arep mlayu ngendi iki... Warna - warni Jakarta kumpulan ndeso campur aduk kotor, becek, umpel2an, tapi akeh hikmahe lan duite sing berhasil sih.
Dari Stasiun Jatinegara duh pada nunggu diluar dari Taksi, Ojek, Angkot, bajak, Metromini ngrubung koyo tawon nawarken jasanya. Kalo aku yo numpak mikrolet alias angkot 27 jurusan
Kp. Melayu - Pulogadung menyusuri Cipinang - Klender - Jatinegara Kaum akhirnya di Depan Masjid Assuada sholat Subuh dah pada selesai.
Kalau Satpam belum buka pintu ya ketok gerbang besi biru, kalo dah yang masuk, cari air wudhu - sholat trus tidur.
Bangun2 jam 7-8 siap2 kerja. Eng ing eng
Sampai berjumpa minggu depan, bulan depan, 2 bulanan.
Ada komunitase kreta Solo Jogja pake Senja Utama yaitu PJKA "Pulang Jum'at Kembali Ahad" yang pernah kutemui dari ABRI, Kontraktor, Sales Mobil, Dosen, Wong kantoran, lan lia2ne sering pada sharing soal kerjaan, atau kalo nyambung bisnise yang mungkin ada yang berjodoh juga kali yo tapi aku belum ketemu karo sing ngono kuwi.
Wis yo sak mene sik jo lali karo Solo Wedangane - Sego Liwete - Intipe - Susu segare Jakarta ora ono lho. Mugo-mugo cita2ku golek upo nang jakarta kesampean walo sithik gak popo sing penting iso nggo numpang urip sedelo nang ndoyo.
MERDEKA .....

Label: